Pendidikan minimal S1 Teknik Lingkungan, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Kimia, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), atau jurusan lain yang relevan.
Memiliki pengalaman kerja minimal 3–5 tahun sebagai Safety Officer, HSE Officer, atau posisi sejenis pada proyek EPC, konstruksi, Oil & Gas, petrokimia, chemical plant, power plant, refinery, atau industri proses lainnya.
Wajib memiliki Sertifikat Ahli K3 Umum (AK3 Umum) yang masih berlaku.
Berpengalaman melakukan inspeksi K3, audit keselamatan, safety patrol, safety induction, toolbox meeting, monitoring kepatuhan HSE, serta pengawasan aktivitas berisiko tinggi di area proyek.
Diutamakan berdomisili di Gresik atau wilayah sekitarnya.
Dapat bergabung secepatnya.
Disclaimer : PT. Midiatama tidak terafiliasi apapun dengan perusahaan yang tertampil di karir ini, kami hanya menyediakan informasi lowongan kerja yang mungkin bisa membantu untuk alumni midiatama atau untuk umum. Bila anda perusahaan atau personal yang keberatan terkait tertampil nya loker anda bisa langsung Hubungi Admin Kami.
Tugas & Tanggung Jawab
Melaksanakan pengawasan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada seluruh aktivitas proyek sesuai dengan regulasi pemerintah, standar perusahaan, persyaratan klien, dan sistem manajemen HSE yang berlaku.
Melakukan inspeksi rutin, safety patrol, serta audit keselamatan untuk memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur kerja aman.
Melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko, serta memastikan seluruh pengendalian risiko telah diterapkan secara efektif melalui HIRADC, Job Safety Analysis (JSA), dan Permit to Work (PTW).
Memastikan kepatuhan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), prosedur kerja aman, housekeeping, serta standar keselamatan di area proyek.
Melaksanakan Safety Induction, Toolbox Meeting, Safety Talk, kampanye HSE, serta kegiatan peningkatan budaya keselamatan kerja.
Melakukan investigasi terhadap kecelakaan kerja, near miss, unsafe act, unsafe condition, maupun insiden lingkungan, kemudian menyusun laporan serta rekomendasi tindakan korektif dan pencegahan.
Menyusun laporan harian, mingguan, dan bulanan terkait kinerja HSE, hasil inspeksi, statistik kecelakaan kerja, temuan audit, serta tindak lanjut perbaikan.
Berkoordinasi dengan Project Manager, Site Manager, Engineering, Construction, QA/QC, Subkontraktor, dan Klien dalam memastikan seluruh aktivitas proyek berjalan aman dan sesuai standar HSE.
Mendukung pelaksanaan audit internal maupun eksternal, serta memastikan seluruh temuan audit ditindaklanjuti secara efektif.
Berpartisipasi dalam penyusunan program HSE, kesiapsiagaan tanggap darurat, simulasi keadaan darurat, serta program peningkatan budaya keselamatan di lingkungan proyek.
Harus punya keterampilan:
Memahami penerapan Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC/HIRA), Job Safety Analysis (JSA), Permit to Work (PTW), Lock Out Tag Out (LOTO), Behaviour Based Safety (BBS), serta investigasi insiden dan Root Cause Analysis (RCA).
Memahami regulasi K3 yang berlaku di Indonesia, termasuk Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, PP Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3), serta standar ISO 45001:2018 dan regulasi HSE yang berlaku di sektor industri.
Mampu menyusun laporan HSE, statistik keselamatan kerja, laporan inspeksi, laporan investigasi insiden, serta melakukan analisis dan tindak lanjut atas temuan di lapangan.
Mahir mengoperasikan Microsoft Office, terutama Microsoft Excel, Word, PowerPoint, dan Outlook.
Memiliki kemampuan komunikasi, analisis, koordinasi, serta problem solving yang baik.