Loading...
Mempersiapkan pengalaman terbaik untuk Anda
Loading...
Mempersiapkan pengalaman terbaik untuk Anda

Sepulang bekerja seharian, banyak para pekerja kantoran yang mengeluhkan nyeri punggung dan nyeri pinggang. Ini tidak dapat disepelekan begitu saja karena dapat menggangu produktivitas. Keluhan ini dikenal sebagai 'low back pain' atau nyeri punggung bawah.
Menurut Dokter Spesialis Saraf Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) dr. Jubelhki Sirait, Sp.S, M.Si.Med saat diwawancarai Tim Energia pada Juni 2021 di RSPP, low back pain merupakan suatu kondisi dimana ada rasa tidak nyaman di daerah sekitar kita. “Mulai dari pinggang sampai ke bokong. Awalnya berupa rasa sakit, rasa kebas, pegel, semuanya dimasukan dalam satu kelompok Low Back Pain,” ujarnya.
Low Back Pain merupakan nyeri pinggang atau punggung bawah bagian lumbal, yang kausa atau penyebabnya beragam mulai dari masalah otot, sendi atau joint, maupun bantalan sendinya.
Kasus Low Back Pain ini paling banyak dialami oleh pekerja kantoran Hal itu terjadi akibat aktivitas daily livingnya. Setiap hari duduk terlalu lama, statis, dan kurang aktif bergerak.
Gejala low back pain ini masih bisa dikatakan ringan bila hanya sekadar pegal-pegal. Namun bila sudah mulai merasakan kesemutan di area paha hingga ke kaki, dan ada rasa yang menjalar seperti kesetrum atau panas berarti itu sudah ada saraf yang mulai terganggu.
Untuk penangannya bisa dilakukan dengan ergonomi kerja, melakukan excersice dan olahraga, mencukupkan kebutuhan hidrasinya, healthy lifestyle dan istrirahat yang cukup. Bila sudah parah disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter.