Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) adalah salah satu jenis pembangkit listrik yang memanfaatkan energi potensial air untuk menghasilkan energi listrik.
PLTA umumnya terletak di daerah berbukit di mana bendungan dapat dibangun dengan mudah sehingga akan menghasilkan reservoir air yang besar. Pada pembangkit listrik tenaga air, kepala air atau sumber sungai dibuat dengan membangun sebuah bendungan di area sungai atau danau, dimana dari bendungan tersebut maka air akan dialirkan ke turbin air.
Berikut ini bagian-bagian dari PLTA
Daerah Tangkapan Air: Total area di belakang bendungan tempat air dikumpulkan yang di peroleh dari aliran sungai dikenal sebagai Daerah tangkapan air.
Waduk: merupakan bagian penting dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA), di mana air disimpan dan dipasok ke turbin air secara terus menerus.
Bendungan: merupakan penghalang yang menyimpan air dan membentuk kepala air.
Valve House / Slip-way: Karena curah hujan yang tinggi di daerah tangkapan air, ketinggian air bisa saja dapat melebihi kapasitas penyimpanan waduk sehingga berpotensi menganggu stabilitas reservoir. Untuk mengatasi kelebihan air ini, struktur tersebut dibuat di sekitar waduk. Struktur ini dikenal sebagai slip-way, dimana slip-way berguna untuk memberikan stabilitas pada reservoir serta mengurangi ketinggian air pada saat banjir.
Surge Tank: merupakan tangki kecil (terbuka di bagian atas-nya), surge tank disediakan untuk mengurangi lonjakan tekanan di saluran, adapun posisi dari durge tank ini terletak di dekat awal saluran.
Penstocks / Pipa Pesat: Penstocks merupakan saluran yang dapat terbuka atau tertutup yang mana berguna menyalurkan air ke turbin. Penstock umumnya terbuat dari RCC atau baja, dimana Penstock dari RCC cocok untuk kepala air rendah (<30 m) sedangkan penstock dari baja cocok untuk semua kepala air karena telah dirancang agar sesuai dengan kepala air atau tekanan air.
Turbin Air: turbin pada PLTA berguna sebagai perangkat konversi energi, dimana energi potensial air diubah menjadi energi mekanis poros. Adapun bagian utama turbin air yaitu Turbin impuls dan turbin reaksi.
- Turbin Impuls: Turbin tersebut digunakan untuk air tinggi, dimana turbin impuls terdiri dari roda dilengkapi dengan ember elips di sepanjang pinggirannya. Seluruh tekanan air diubah menjadi energi kinetik dalam nosel dengan kecepatan sepeti roda jet contohnya seperti turbin roda Pelton.
- Turbin Reaksi. : Adapun turbin reaksi memiliki 2 bagian penting yaitu turbin francis dan turbin kaplan, turbin Francis digunakan untuk kepala rendah ke sedang. Turbin Kaplan digunakan untuk kepala rendah dengan air dalam jumlah besar.
Generator Turbin Air: merupakan jenis generator sinkron RPM rendah (75 hingga 300) dengan ekskavator utama yang biasanya dipasang di bagian atas pada ujung poros, Generator turbin air biasanya memiliki pendingin udara dengan sistem pendingin sirkuit tertutup (closed circuit cooling).
Gardu Listrik Pembantu: Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dalam beroperasi membutuhkan bantuan dasar berupa daya awal seperti pada sistem pengatur, pemancar, derek, panel kontrol, dll. Catu daya atau power supply adalah peralatan bantu, derek dan lampu disusun dari turbin hidrolik kecil dan generator.