Loading...
Mempersiapkan pengalaman terbaik untuk Anda

Dunia pertambangan identik dengan risiko kerja tinggi, area yang kompleks, serta penggunaan alat berat dalam skala besar. Untuk itu, diperlukan sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki pemahaman manajerial dan keselamatan kerja yang kuat. Salah satu jalur pengembangan kompetensi tersebut adalah melalui Training POP (Pengawas Operasional Pertama).
Apa Itu Training POP?
Training POP adalah pelatihan wajib yang ditujukan bagi calon pengawas operasional di sektor pertambangan. Pelatihan ini merupakan bagian dari sistem sertifikasi kompetensi yang diatur oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Permen ESDM No. 26 Tahun 2018 dan sebelumnya Permen ESDM No. 38 Tahun 2014. Tujuan utamanya adalah untuk membekali peserta dengan kemampuan manajerial operasional serta kesadaran terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Lulusan training POP akan memiliki tanggung jawab sebagai pengawas tingkat pertama dalam kegiatan operasional pertambangan, termasuk dalam mengawasi implementasi sistem K3, mengatur kegiatan lapangan, dan memastikan prosedur keselamatan diterapkan secara konsisten.
Mengapa Training POP Itu Penting?
Di sektor pertambangan, peran pengawas sangat vital karena merekalah yang menjadi jembatan antara manajemen dan pekerja lapangan. Seorang pengawas harus mampu memberikan arahan, menyelesaikan masalah teknis, hingga memastikan pekerja mengikuti standar keselamatan kerja.
Training POP dirancang untuk memperkuat kemampuan tersebut. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan lebih siap dalam mengelola risiko, mengambil keputusan cepat, serta mendorong budaya kerja aman di area tambang. Sertifikat POP juga menjadi salah satu syarat administratif yang dibutuhkan untuk menduduki jabatan pengawas operasional.
Siapa yang Wajib Mengikuti Training POP?
Pelatihan ini ditujukan bagi karyawan di sektor pertambangan yang:
Biasanya, peserta berasal dari berbagai divisi seperti operator alat berat, pengawas lapangan, hingga kepala unit kerja tertentu. Perusahaan tambang juga diwajibkan memastikan bahwa pengawasnya telah bersertifikat POP sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
Materi yang Dipelajari dalam Pelatihan POP
Materi dalam pelatihan POP disusun berdasarkan standar kompetensi yang telah ditetapkan oleh pemerintah, mencakup:
Pelatihan biasanya berlangsung selama 3–5 hari dan ditutup dengan uji kompetensi. Peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat kompetensi resmi yang diakui oleh Kementerian ESDM.