Loading...
Mempersiapkan pengalaman terbaik untuk Anda
Loading...
Mempersiapkan pengalaman terbaik untuk Anda

Pertolongan pertama pada luka bakar perlu dilakukan dengan tepat, sesuai dengan tingkatan luka bakar yang dialami. Hal ini penting untuk Anda ketahui agar luka bakar tidak berkembang menjadi kondisi yang serius dan semakin sulit ditangani.
Luka bakar dapat terjadi karena berbagai hal, seperti terkena percikan api atau minyak panas, terbakar sinar matahari, atau bersentuhan dengan benda dan cairan panas lain, misalnya air panas atau knalpot.
Pertolongan pertama terhadap luka bakar perlu dilakukan sesaat setelah kejadian guna mencegah kerusakan kulit atau jaringan tubuh lain yang lebih parah.
Sebelum mengetahui pertolongan pertama pada luka bakar, ada baiknya Anda memahami tingkatan atau derajat luka bakar terlebih dahulu. Beberapa tingkatan luka bakar meliputi:
Luka bakar ringan bisa disebut dengan luka bakar tingkat 1 yang memiliki ciri luas area luka tidak lebih dari 8 cm. Luka jenis ini hanya meliputi lapisan kulit paling luar dan umumnya tidak berkembang menjadi kondisi yang serius.
Gejala yang muncul dapat berupa rasa sakit di area yang terdampak, kemerahan, dan bengkak. Luka bakar derajat pertama yang kerap terjadi, misalnya kulit terbakar sinar matahari atau tidak sengaja kontak langsung dengan knalpot panas.
Luka bakar sedang adalah luka bakar tingkat 2 yang ditandai dengan kulit melepuh, bengkak, sangat perih, dan kemerahan atau kadang justru berwarna pucat. Luka bakar jenis ini memerlukan perawatan medis, terutama jika luka bakar meluas ke area tubuh tertentu seperti wajah, bokong, selangkangan, atau alat kelamin.
Luka bakar berat atau luka bakar tingkat 3 termasuk luka bakar yang parah, karena merusak jaringan lebih dalam sampai ke saraf, otot, atau tulang. Luka bakar ini umumnya tidak berwarna merah lagi, melainkan putih atau bahkan gosong. Selain itu, kulit dapat tidak merasakan nyeri sama sekali akibat saraf yang terdampak.
Korban kebakaran yang mengalami luka bakar berat rentan mengalami komplikasi berupa hipovolemia, yaitu kondisi ketika tubuh kekurangan cairan termasuk darah secara mendadak. Selain itu, hipotermia juga dapat terjadi yang ditandai dengan penurunan suhu tubuh secara drastis.
Luka bakar ringan umumnya dapat ditangani sendiri di rumah, tetapi harus dilakukan dengan cara yang benar. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memberikan pertolongan pertama pada luka bakar ringan, yaitu:
Penanganan luka bakar sedang di rumah umumnya hampir sama dengan luka bakar ringan. Langkah penanganan yang dapat dilakukan, yaitu:
Selain itu, jika luka bakar cukup luas hingga berdampak ke area tertentu, seperti area kelamin, tindakan pemeriksaan dan langkah penanganan juga perlu dilakukan langsung oleh dokter. Nantinya dokter akan memberi pengobatan berupa antinyeri dan antibiotik, baik dalam bentuk salep atau obat minum.
Penderita luka bakar berat perlu segera dilarikan ke unit gawat darurat (UGD) dan mendapatkan penanganan langsung oleh dokter. Namun, selama menunggu ambulans atau petugas medis, ada langkah pertolongan pertama yang dapat Anda lakukan untuk menolong korban, yaitu:
Selain memahami pertolongan pertama pada luka bakar, Anda juga perlu memahami beragam cara pencegahan kejadian yang memicu luka bakar agar luka bakar tidak terjadi dan timbul bahaya.
Anda disarankan untuk menyimpan tabung pemadam kebakaran di rumah atau dalam kendaraan pribadi Anda. Jika Anda bertempat tinggal di apartemen, pastikan bangunan dilengkapi dengan alarm yang berbunyi jika terjadi kebakaran. Selain itu, jauhkan anak-anak dari berbagai benda yang dapat memicu panas dan api.