Pendidikan minimal D3 atau S1 Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Teknik Sipil, Teknik Lingkungan, Teknik Industri, Teknik Mesin, atau jurusan lain yang relevan.
Memiliki pengalaman minimal 3 tahun sebagai HSE Officer, Safety Officer, atau posisi sejenis pada proyek konstruksi gedung, infrastruktur, EPC, atau kontraktor umum.
Wajib memiliki Sertifikasi Ahli K3 Umum (AK3 Umum) yang diterbitkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan masih berlaku.
Bersedia ditempatkan di lokasi proyek sesuai kebutuhan perusahaan.
Lowongan pekerjaan merupakan status Karyawan Kontrak Proyek dan bersedia ditempatkan di lokasi proyek di seluruh Indonesia (luar Jawa).
Subject Email: HSE - [Nama Kandidat].
Disclaimer : PT. Midiatama tidak terafiliasi apapun dengan perusahaan yang tertampil di karir ini, kami hanya menyediakan informasi lowongan kerja yang mungkin bisa membantu untuk alumni midiatama atau untuk umum. Bila anda perusahaan atau personal yang keberatan terkait tertampil nya loker anda bisa langsung Hubungi Admin Kami.
Tugas & Tanggung Jawab
Melaksanakan dan memastikan implementasi program Health, Safety, and Environment (HSE) pada seluruh aktivitas proyek sesuai dengan regulasi pemerintah, standar perusahaan, dan persyaratan pemilik proyek.
Memastikan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012.
Melakukan inspeksi rutin terhadap area proyek, peralatan kerja, alat berat, scaffolding, material, dan fasilitas pendukung untuk memastikan kondisi kerja yang aman.
Melaksanakan identifikasi bahaya, penilaian risiko, serta pengendalian risiko menggunakan metode HIRADC dan Job Safety Analysis (JSA).
Mengawasi pekerjaan berisiko tinggi, seperti pekerjaan di ketinggian, lifting operation, hot work, confined space, penggalian, dan pekerjaan konstruksi lainnya.
Memastikan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar dan melakukan tindakan korektif terhadap setiap pelanggaran K3.
Melaksanakan Safety Induction, Toolbox Meeting, Safety Briefing, serta sosialisasi budaya keselamatan kepada seluruh pekerja, kontraktor, dan tamu proyek.
Melakukan investigasi kecelakaan kerja, near miss, unsafe action, dan unsafe condition, serta menyusun rekomendasi tindakan korektif dan pencegahan.
Menyusun laporan HSE harian, mingguan, bulanan, laporan statistik kecelakaan kerja, serta Key Performance Indicator (KPI) HSE.
Berkoordinasi dengan Project Manager, Site Manager, Supervisor, kontraktor, dan seluruh pihak terkait untuk memastikan implementasi HSE berjalan secara efektif.
Mendukung terciptanya budaya kerja yang aman, sehat, patuh terhadap regulasi, serta berorientasi pada pencapaian target Zero Accident.
Harus punya keterampilan:
Kepemimpinan/kolaborasi, problem solving, serta kemampuan mengelola waktu dan prioritas.
Ketelitian, integritas, dan orientasi pada keselamatan serta kualitas.
Keterampilan komunikasi dan organisasi yang baik.
Multitasking.
Bahasa Inggris pasif.
Memahami implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012.
Memahami regulasi K3 Konstruksi, pekerjaan di ketinggian, lifting operation, scaffolding, hot work, confined space, pekerjaan penggalian, dan pekerjaan berisiko tinggi lainnya.
Mampu melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko menggunakan metode HIRADC dan Job Safety Analysis (JSA).
Mampu menyusun dokumen HSE, seperti HSE Plan, HIRADC, JSA, SOP, Emergency Response Plan (ERP), dan Permit to Work (PTW).
Mampu mengoperasikan Microsoft Office, terutama Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint.