Pendidikan minimal Diploma III (D3) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Teknik Lingkungan, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Kimia, atau jurusan lain yang relevan.
Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun sebagai Safety Officer, HSE Officer, atau posisi sejenis pada proyek Engineering, Procurement, Construction (EPC), maintenance, manufaktur, energi, migas, petrokimia, atau industri sejenis.
Wajib memiliki sertifikat Ahli K3 Umum (AK3 Umum) yang masih berlaku dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Memiliki sertifikasi pendukung, seperti K3 Konstruksi, First Aid (P3K), Fire Fighting, Working at Height, Confined Space, Scaffolding Inspector, atau sertifikasi HSE lainnya menjadi nilai tambah.
Bersedia ditempatkan di seluruh lokasi proyek sesuai kebutuhan perusahaan.
Memiliki SO Card Petrokimia Gresik (lebih diutamakan).
Disclaimer : PT. Midiatama tidak terafiliasi apapun dengan perusahaan yang tertampil di karir ini, kami hanya menyediakan informasi lowongan kerja yang mungkin bisa membantu untuk alumni midiatama atau untuk umum. Bila anda perusahaan atau personal yang keberatan terkait tertampil nya loker anda bisa langsung Hubungi Admin Kami.
Tugas & Tanggung Jawab
Mengimplementasikan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sesuai dengan kebijakan perusahaan, peraturan pemerintah, serta persyaratan pelanggan pada seluruh aktivitas proyek dan operasional.
Melaksanakan inspeksi keselamatan kerja, safety patrol, dan monitoring kepatuhan terhadap standar HSE untuk mengidentifikasi potensi bahaya serta memastikan tindakan pengendalian diterapkan secara efektif.
Melakukan Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC), Job Safety Analysis (JSA), serta memastikan seluruh pekerjaan berisiko tinggi dilaksanakan menggunakan Permit to Work (PTW) yang sesuai.
Memastikan seluruh pekerja menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan jenis pekerjaan dan ketentuan yang berlaku.
Melaksanakan safety induction bagi pekerja baru, toolbox meeting harian, serta sosialisasi budaya keselamatan kerja kepada seluruh personel proyek.
Melakukan investigasi terhadap kecelakaan kerja, near miss, unsafe action, dan unsafe condition, serta menyusun rekomendasi tindakan korektif dan pencegahan.
Menyusun laporan harian, mingguan, dan bulanan terkait aktivitas HSE, hasil inspeksi, statistik keselamatan, serta tindak lanjut perbaikan.
Berkoordinasi dengan Project Manager, Site Manager, Supervisor, kontraktor, dan seluruh pihak terkait dalam memastikan implementasi sistem HSE berjalan secara efektif.
Mendukung pelaksanaan audit internal maupun eksternal serta memastikan seluruh temuan ditindaklanjuti sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Mendorong terciptanya budaya kerja yang aman, sehat, patuh terhadap regulasi, serta berorientasi pada pencapaian Zero Accident.
Harus punya keterampilan:
Memahami peraturan perundang-undangan K3, SMK3, ISO 45001:2018, serta standar keselamatan kerja di lingkungan proyek EPC.
Menguasai penerapan Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC), Job Safety Analysis (JSA), Permit to Work (PTW), Toolbox Meeting, Safety Induction, serta investigasi insiden.
Mampu melakukan inspeksi keselamatan kerja, audit HSE, monitoring kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan pengawasan pekerjaan berisiko tinggi.
Mahir mengoperasikan Microsoft Office, terutama Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint.
Memiliki kemampuan komunikasi, koordinasi, analisis, dan penyusunan laporan yang baik.