Pendidikan minimal D3 atau S1 di bidang Teknik Lingkungan, Teknik Industri, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, atau bidang terkait.
Pengalaman minimal 2-3 tahun bekerja di bidang HSE, preferably di industri Konstruksi.
Diutamakan memiliki sertifikasi K3 atau HSE yang diakui oleh pemerintah (seperti Sertifikat K3 dari kementerian terkait) adalah nilai tambah.
Perhatian terhadap detail dan komitmen tinggi terhadap standar keselamatan dan kesehatan kerja.
Pengalaman dengan sistem manajemen ISO 14001 (Lingkungan) atau OHSAS 18001/ISO 45001 (K3) adalah nilai tambah.
Disclaimer : PT. Midiatama tidak terafiliasi apapun dengan perusahaan yang tertampil di karir ini, kami hanya menyediakan informasi lowongan kerja yang mungkin bisa membantu untuk alumni midiatama atau untuk umum. Beberapa poin kualifikasi telah ditambahkan/disesuaikan untuk memberikan gambaran peran yang lebih jelas. Untuk informasi mutlak mengenai posisi ini, silakan hubungi kontak resmi/sumber asli tertera dan bila perusahaan atau personal yang keberatan terkait tertampil nya loker anda bisa langsung Hubungi Admin Kami.
Tugas & Tanggung Jawab
Merancang dan mengevaluasi engineering control untuk risiko di lapangan: Sistem ventilasi ruang terbatas, Desain pengamanan kerja di ketinggian, Sistem peredam kebisingan dan debu, Sistem penyimpanan bahan kimia.
Memberi masukan teknis kepada Site Manager dalam perencanaan metode kerja aman.
Menyusun dan memperbarui: Risk Register proyek, Safe Work Method Statement (SWMS), Job Safety Analysis (JSA) untuk pekerjaan teknis.
Menganalisis desain dan metode kerja dari sisi HSE sebelum pekerjaan dimulai (pre-job HSE assessment).
Melakukan audit internal sistem HSE, terutama terkait instalasi teknis dan alat berat.
Mengidentifikasi dan merekomendasikan perbaikan terhadap peralatan dan sistem kerja yang berisiko.
Menyusun laporan bulanan dan tren statistik HSE berbasis data lapangan.
Memberikan pelatihan teknis kepada supervisor dan engineer proyek terkait: Sistem kerja aman berbasis desain, Safety by design, Teknis pengendalian risiko.
Mendampingi toolbox meeting untuk pekerjaan berisiko tinggi.
Harus punya keterampilan:
Pengetahuan mendalam tentang peraturan perundang-undangan HSE Indonesia, termasuk UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
Pemahaman komprehensif tentang manajemen lingkungan dan regulasi pengelolaan limbah industri.
Keterampilan analisis data dan problem solving untuk mengidentifikasi dan mengatasi isu-isu keselamatan.
Kemampuan melakukan inspeksi lapangan dan investigasi insiden secara menyeluruh dan objektif.
Kemampuan bekerja dalam tim dan berkolaborasi dengan berbagai departemen dalam organisasi.