Pendidikan minimal S1 Kesehatan Masyarakat, Teknik Lingkungan, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Elektro, atau jurusan lain yang relevan.
Memiliki pengalaman minimal 2 tahun sebagai HSE Staff, Safety Officer, atau posisi sejenis pada proyek konstruksi gedung, kawasan industri, pergudangan, logistik, EPC, atau infrastruktur.
Memiliki Sertifikat Ahli K3 Umum (AK3 Umum) yang masih aktif. Sertifikasi tambahan seperti Petugas P3K, Ahli K3 Konstruksi, ISO 45001 Internal Auditor, ISO 14001 Internal Auditor, Scaffolding Inspector, Basic Fire Fighting, atau sertifikasi K3 lainnya menjadi nilai tambah.
Bersedia ditempatkan di seluruh lokasi proyek perusahaan di Indonesia dan melakukan perjalanan dinas sesuai kebutuhan operasional.
Subject Email: Posisi Dilamar - Nama Kandidat
Disclaimer : PT. Midiatama tidak terafiliasi apapun dengan perusahaan yang tertampil di karir ini, kami hanya menyediakan informasi lowongan kerja yang mungkin bisa membantu untuk alumni midiatama atau untuk umum. Bila anda perusahaan atau personal yang keberatan terkait tertampil nya loker anda bisa langsung Hubungi Admin Kami.
Tugas & Tanggung Jawab
Mengimplementasikan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta memastikan seluruh aktivitas proyek berjalan sesuai dengan regulasi pemerintah, standar perusahaan, dan persyaratan klien.
Melakukan inspeksi rutin, safety patrol, identifikasi bahaya, penilaian risiko (HIRADC), serta memberikan rekomendasi pengendalian risiko di seluruh area proyek.
Mengawasi kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), Permit to Work (PTW), pekerjaan di ketinggian, lifting operation, pekerjaan kelistrikan, pekerjaan panas (hot work), pekerjaan penggalian, serta aktivitas berisiko tinggi lainnya.
Menyelenggarakan safety induction, toolbox meeting, safety briefing, kampanye keselamatan, dan pelatihan HSE untuk meningkatkan budaya keselamatan di lingkungan proyek.
Melakukan investigasi terhadap insiden, kecelakaan kerja, near miss, dan unsafe condition, kemudian menyusun laporan beserta tindakan perbaikan dan pencegahan.
Melakukan monitoring terhadap pengelolaan lingkungan, limbah, kebersihan area kerja, serta kesiapsiagaan tanggap darurat sesuai ketentuan yang berlaku.
Menyusun laporan HSE harian, mingguan, dan bulanan, termasuk statistik kecelakaan kerja, hasil inspeksi, temuan audit, serta tindak lanjut perbaikan.
Berkoordinasi dengan Project Manager, Site Engineer, Subkontraktor, dan seluruh tim proyek untuk memastikan implementasi budaya K3 berjalan secara konsisten.
Mendukung pelaksanaan audit internal maupun eksternal serta memastikan kepatuhan terhadap Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan standar internasional yang diterapkan perusahaan.
Harus punya keterampilan:
Memahami peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Indonesia, termasuk Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, PP Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3, serta regulasi K3 konstruksi yang berlaku.
Memahami penerapan HIRADC, Job Safety Analysis (JSA), Permit to Work (PTW), Toolbox Meeting, Safety Induction, investigasi insiden, pengendalian pekerjaan berisiko tinggi, tanggap darurat, serta inspeksi K3 di proyek konstruksi.
Mampu mengoperasikan Microsoft Office, khususnya Word, Excel, PowerPoint, serta mampu menyusun laporan dan dokumentasi HSE secara sistematis.
Memiliki kemampuan komunikasi, koordinasi, analisis, problem solving, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan yang baik.
Mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim, memiliki integritas tinggi, disiplin, serta bersedia bekerja dengan sistem target dan jadwal proyek.