Pendidikan S1 dari Jurusan Teknik Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Kesehatan Masyarakat, Teknik Kimia, atau jurusan teknik terkait.
Memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun di bidang HSE/K3L, diutamakan di industri farmasi, bahan kimia, makanan & minuman, atau manufaktur sejenis.
Wajib memiliki sertifikat Ahli K3 Umum (AK3U) yang dikeluarkan oleh Kemnaker RI dan masih berlaku.
Memiliki sertifikasi yang relevan dengan industri perusahaan (seperti Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah atau Pengelolaan Limbah B3) menjadi nilai tambah.
Subjek : HSE Supervisor - Nama.
Disclaimer : PT. Midiatama tidak terafiliasi apapun dengan perusahaan yang tertampil di karir ini, kami hanya menyediakan informasi lowongan kerja yang mungkin bisa membantu untuk alumni midiatama atau untuk umum. Beberapa poin kualifikasi telah ditambahkan/disesuaikan untuk memberikan gambaran peran yang lebih jelas. Untuk informasi mutlak mengenai posisi ini, silakan hubungi kontak resmi/sumber asli tertera dan bila perusahaan atau personal yang keberatan terkait tertampil nya loker anda bisa langsung Hubungi Admin Kami.
Tugas & Tanggung Jawab
Mengawasi penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3), ISO 45001, ISO 14001, serta standar higiene industri di seluruh fasilitas produksi dan laboratorium farmasi.
Melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko (HIRADC), dan penyusunan Job Safety Analysis (JSA) untuk penanganan bahan baku aktif obat, bahan kimia berbahaya, dan operasional mesin manufaktur.
Mengelola dan memantau operasional Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta memastikan hasil pengolahan memenuhi baku mutu lingkungan yang ditetapkan.
Memimpin sistem pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) farmasi, mulai dari penyimpanan di TPS LB3, pengangkutan, hingga pelaporan manifest secara berkala.
Mengelola dan menyusun pelaporan elektronik lingkungan hidup melalui sistem pelaporan resmi (seperti SIMPEL KLHK) serta laporan eksternal K3LH berkala lainnya kepada instansi pemerintah.
Memimpin investigasi jika terjadi insiden kerja, kondisi berbahaya, atau penyimpangan lingkungan, melakukan analisis akar masalah (RCA), serta memastikan pelaksanaan tindakan korektif.
Menyelenggarakan induksi K3LH, Safety Talk, pelatihan penanganan bahan kimia berbahaya, serta simulasi kesiapsiagaan tanggap darurat di area pabrik.
Harus punya keterampilan:
Memahami dan memiliki kemampuan teruji dalam implementasi program HSE di lingkungan manufaktur.
Memahami sistem pengolahan air limbah (IPAL) dan sistem pengelolaan limbah B3 sesuai regulasi yang berlaku.
Memahami sistem informasi pelaporan elektronik lingkungan hidup (seperti SIMPEL KLHK) dan pelaporan eksternal lainnya yang berkaitan dengan HSE.
Memiliki kemampuan problem solving yang baik, analitis, teliti, serta mampu bekerja sama secara efektif dalam tim.