Pendidikan minimal D3 atau S1 dari Jurusan Teknik Pertambangan, Teknik Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kesehatan Masyarakat, atau jurusan teknik terkait.
Memiliki pengalaman kerja minimal 3-5 tahun sebagai HSE Supervisor di industri pertambangan batubara dan memahami dinamika site operation.
Siap bekerja di lingkungan operasional site pertambangan batubara dengan sistem roster 8:2 (8 minggu bertugas, 2 minggu cuti) dan ditempatkan penuh waktu di Kalimantan Tengah.
Sertifikasi & Pelatihan:
Sertifikat wajib Pengawas Operasional Pertama (POP) atau Pengawas Operasional Madya (POM) dari BNSP/ESDM.
Sertifikat wajib Ahli K3 Umum (AK3U) Kemnaker RI atau K3 Tambang yang aktif.
Sertifikasi Auditor SMKP, Juru Ukur Tambang (JUT), Pengawas Operasional Utama (POU), atau Pelatihan Investigasi Kecelakaan Tambang merupakan nilai tambah utama.
Gunakan nama posisi yang dilamar sebagai subject email dan lampirkan CV terbaru beserta dokumen pendukung.
Disclaimer : PT. Midiatama tidak terafiliasi apapun dengan perusahaan yang tertampil di karir ini, kami hanya menyediakan informasi lowongan kerja yang mungkin bisa membantu untuk alumni midiatama atau untuk umum. Beberapa poin kualifikasi telah ditambahkan/disesuaikan untuk memberikan gambaran peran yang lebih jelas. Untuk informasi mutlak mengenai posisi ini, silakan hubungi kontak resmi/sumber asli tertera dan bila perusahaan atau personal yang keberatan terkait tertampil nya loker anda bisa langsung Hubungi Admin Kami.
Tugas & Tanggung Jawab
Mengawasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP Minerba), SMK3, ISO 45001, dan ISO 14001 di seluruh area operasional tambang batubara.
Memimpin penyusunan dan tinjauan berkala dokumen analisis risiko, seperti Job Safety Analysis (JSA), Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC), dan izin kerja aman (Work Permit) untuk pekerjaan berisiko tinggi.
Mengkoordinasikan dan melaksanakan inspeksi K3LH harian, audit internal keselamatan pertambangan, serta pengawasan kepatuhan operasional alat berat dan armada hauling.
Memimpin investigasi kecelakaan kerja atau kejadian berbahaya di site, menganalisis akar masalah menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA), serta memastikan tindakan korektif dijalankan hingga tuntas.
Menyelenggarakan program Safety Induction, Safety Talk, pelatihan K3LH operasional, serta memandu simulasi kesiapsiagaan dan tanggap darurat (emergency response) di site.
Mengelola pemantauan lingkungan hidup pertambangan, mencakup pengelolaan air asam tambang (AAT), reklamasi, penanganan limbah B3, serta operasional Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) LB3.
Menyusun laporan kinerja K3LH, statistik kecelakaan kerja, dan laporan berkala kepatuhan regulasi.
Soft Skills: Kepemimpinan lapangan, komunikasi persuasif & assertif, koordinasi lintas fungsi, ketegasan penegakan aturan, pemecahan masalah cepat, dan ketahanan dalam sistem kerja roster.