Pendidikan minimal D3 atau S1 Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Lingkungan, Teknik Mesin, Teknik Industri, atau jurusan lain yang relevan.
Memiliki pengalaman minimal 2–3 tahun sebagai Safety Officer, HSE Officer, atau posisi sejenis pada proyek transmisi tenaga listrik, gardu induk, gardu penerima, EPC, pembangkit listrik, atau infrastruktur energi.
Memiliki pengalaman pada proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), Gardu Induk (GI), Gardu Penerima, PLTS, PLTU, PLTG, atau proyek ketenagalistrikan menjadi nilai tambah.
Memiliki Sertifikat Ahli K3 Umum (AK3 Umum) yang masih berlaku. Memiliki Sertifikat K3 Kelistrikan menjadi nilai tambah. Memiliki Sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi atau Ahli Madya K3 Konstruksi menjadi nilai tambah.
Bersedia ditempatkan di Pasuruan sesuai kebutuhan proyek.
Disclaimer : PT. Midiatama tidak terafiliasi apapun dengan perusahaan yang tertampil di karir ini, kami hanya menyediakan informasi lowongan kerja yang mungkin bisa membantu untuk alumni midiatama atau untuk umum. Bila anda perusahaan atau personal yang keberatan terkait tertampil nya loker anda bisa langsung Hubungi Admin Kami.
Tugas & Tanggung Jawab
Melaksanakan dan memastikan implementasi program Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) pada seluruh aktivitas pembangunan jalur transmisi dan gardu penerima sesuai dengan regulasi pemerintah, standar perusahaan, serta persyaratan pemilik proyek.
Melakukan inspeksi rutin terhadap pekerjaan pembangunan pondasi tower, erection tower, stringing conductor, pemasangan OPGW, instalasi kelistrikan, pembangunan gardu penerima, dan seluruh fasilitas pendukung proyek.
Melaksanakan identifikasi bahaya, penilaian risiko, serta pengendalian risiko terhadap seluruh aktivitas pekerjaan menggunakan metode HIRADC dan Job Safety Analysis (JSA).
Mengawasi pekerjaan berisiko tinggi, meliputi pekerjaan di ketinggian, lifting operation, pekerjaan kelistrikan, penggalian, hot work, serta pekerjaan yang memerlukan Permit to Work (PTW).
Memastikan penerapan prosedur Lock Out Tag Out (LOTO), isolasi energi, grounding, switching procedure, serta prosedur bebas tegangan sesuai standar keselamatan.
Memastikan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar serta melakukan tindakan korektif terhadap setiap pelanggaran K3.
Melaksanakan Safety Induction, Toolbox Meeting, Safety Briefing, dan kampanye budaya keselamatan kepada seluruh pekerja, kontraktor, dan subkontraktor.
Melakukan investigasi kecelakaan kerja, near miss, electrical incident, unsafe action, dan unsafe condition, serta memastikan implementasi tindakan korektif dan pencegahan.
Menyusun laporan harian, mingguan, dan bulanan mengenai kegiatan HSE, hasil inspeksi, statistik kecelakaan kerja, serta Key Performance Indicator (KPI) HSE.
Melakukan monitoring kesiapsiagaan tanggap darurat, termasuk pemeriksaan APAR, jalur evakuasi, titik kumpul, serta pelaksanaan simulasi keadaan darurat.
Berkoordinasi dengan HSE Manager, Project Manager, Site Manager, tim Engineering, kontraktor, subkontraktor, konsultan, dan pemilik proyek untuk memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan secara aman dan sesuai regulasi.
Mendukung implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai PP Nomor 50 Tahun 2012 serta mendorong tercapainya target Zero Accident selama pelaksanaan proyek.
Harus punya keterampilan:
Memahami penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai PP Nomor 50 Tahun 2012.
Memahami regulasi K3 Konstruksi, K3 Kelistrikan, serta standar keselamatan pada pekerjaan transmisi tenaga listrik dan gardu penerima.
Mampu melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko menggunakan metode HIRADC dan Job Safety Analysis (JSA).
Memahami sistem Permit to Work (PTW), Lock Out Tag Out (LOTO), isolasi energi, grounding, switching procedure, serta prosedur pekerjaan bebas tegangan.
Mampu mengoperasikan Microsoft Office, terutama Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint.
Memiliki kemampuan komunikasi, koordinasi, serta penyusunan laporan yang baik.