Pendidikan minimal D3 atau S1 Jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Lingkungan, Kesehatan Masyarakat, atau jurusan teknik terkait.
Memiliki pengalaman kerja minimal 1 hingga 3 tahun sebagai Staf K3 / Safety Officer pada industri manufaktur, diutamakan yang berpengalaman di industri garmen, tekstil, pakaian jadi, atau manufaktur padat karya.
Sertifikasi & Pelatihan:
Wajib memiliki Sertifikat Ahli K3 Umum (AK3U) terbitan resmi Kemnaker RI yang masih aktif dan valid.
Wajib memiliki Sertifikat Ahli K3 Listrik atau Teknisi K3 Listrik terbitan resmi Kemnaker RI yang masih aktif dan valid.
Pribadi yang memiliki rasa bertanggung jawab tinggi, disiplin, tegas dalam penegakan aturan keselamatan, teliti, serta berintegritas tinggi.
Siap dan bersedia untuk ditempatkan secara penuh di area pabrik Majalengka, Jawa Barat.
Disclaimer : PT. Midiatama tidak terafiliasi apapun dengan perusahaan yang tertampil di karir ini, kami hanya menyediakan informasi lowongan kerja yang mungkin bisa membantu untuk alumni midiatama atau untuk umum. Beberapa poin kualifikasi telah ditambahkan/disesuaikan untuk memberikan gambaran peran yang lebih jelas. Untuk informasi mutlak mengenai posisi ini, silakan hubungi kontak resmi/sumber asli tertera dan bila perusahaan atau personal yang keberatan terkait tertampil nya loker anda bisa langsung Hubungi Admin Kami.
Tugas & Tanggung Jawab
Melakukan pengawasan dan inspeksi keselamatan lapangan harian di seluruh area gedung produksi garmen, ruang mesin potong, area sewing, ruang boiler/ketel uap, panel kelistrikan, serta gudang penyimpanan kain dan kemasan.
Memantau, mengevaluasi, dan mengaudit keamanan instalasi kelistrikan pabrik, panel daya, sistem pengkabelan mesin jahit/potong, serta grounding guna mencegah risiko korsleting listrik dan bahaya kebakaran industri garmen.
Menyusun, mengevaluasi, dan mengawasi pelaksanaan Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC), Job Safety Analysis (JSA), serta Sistem Izin Kerja Aman (Permit to Work / PTW) untuk pekerjaan panas, pemeliharaan listrik, dan perbaikan mesin pabrik.
Memeriksa dan memelihara kesiapsiagaan peralatan keselamatan kerja, sistem deteksi asap/kebakaran, instalasi APAR, sprinkler, hydrant, serta memastikan jalur evakuasi dan pintu darurat bebas dari tumpukan material kain.
Menyelenggarakan briefing keselamatan harian (Safety Talk / Tool Box Meeting) sebelum shift kerja serta memberikan materi Safety Induction bagi operator jahit baru, staf manufaktur, dan kontraktor pemeliharaan gedung.
Melakukan investigasi awal atas kejadian insiden kecelakaan kerja, bahaya sengatan listrik, kecelakaan mesin potong, atau kejadian hampir celaka (near-miss), menganalisis akar penyebab masalah (RCA), serta menyusun rekomendasi tindakan perbaikan dan pencegahan (CAPA).
Mengoordinasikan kesiapsiagaan tim tanggap darurat pabrik (Emergency Response Team) dalam mengantisipasi potensi kebakaran garmen, gangguan kelistrikan, serta pelaksanaan simulasi evakuasi gedung secara berkala.
Menyusun dan mengelola administrasi K3 pabrik, mencakup rekapitulasi data jam kerja selamat, laporan inspeksi keselamatan harian, statistik kecelakaan kerja, serta dokumentasi kepatuhan SMK3 kepada HSE Manager dan Factory Manager.
Harus punya keterampilan:
Keahlian Teknis (Hard Skills): Pengawasan K3 manufaktur garmen & tekstil, audit & pengawasan K3 Listrik pabrik, penyusunan HIRADC & JSA, penerbitan Permit to Work, inspeksi sistem proteksi kebakaran & APAR, pengawasan keselamatan mesin jahit/potong, investigasi insiden (RCA), serta penyusunan laporan K3 dengan MS Office.
Soft Skills: Kedisiplinan kerja tinggi, rasa tanggung jawab profesional, komunikasi publik (Safety Talk), kemandirian eksekusi tugas, kerja sama tim operasional, ketelitian observasi bahaya kelistrikan, serta ketegasan penegakan norma K3.