Pendidikan minimal D3/S1 Teknik Perminyakan, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), atau jurusan terkait.
Memiliki pengalaman minimal 2 tahun sebagai H2S Engineer, HSE Engineer, Safety Engineer, atau posisi sejenis di industri minyak dan gas.
Memiliki sertifikat H2S BNSP, Migas, OPITO, atau sertifikasi H2S internasional lainnya yang masih berlaku.
Memiliki sertifikat Ahli K3 Umum (AK3 Umum), AK3 Migas, atau sertifikasi HSE lainnya menjadi nilai tambah.
Disclaimer : PT. Midiatama tidak terafiliasi apapun dengan perusahaan yang tertampil di karir ini, kami hanya menyediakan informasi lowongan kerja yang mungkin bisa membantu untuk alumni midiatama atau untuk umum. Bila anda perusahaan atau personal yang keberatan terkait tertampil nya loker anda bisa langsung Hubungi Admin Kami.
Tugas & Tanggung Jawab
Melakukan identifikasi, pemantauan, dan pengendalian potensi bahaya gas H2S pada seluruh aktivitas operasional.
Melaksanakan inspeksi, pengujian fungsi, kalibrasi, dan pemeliharaan peralatan deteksi gas H2S sesuai standar yang berlaku.
Memastikan seluruh pekerjaan yang berpotensi terpapar gas H2S dilaksanakan sesuai prosedur K3, Permit to Work, dan standar keselamatan perusahaan.
Melakukan pengukuran atmosfer kerja, pemantauan kadar gas, serta memastikan kesiapan peralatan tanggap darurat.
Memberikan pelatihan, safety induction, toolbox meeting, dan sosialisasi mengenai bahaya H2S kepada pekerja.
Berpartisipasi dalam penyusunan dan pelaksanaan Emergency Response Plan (ERP), termasuk simulasi keadaan darurat H2S.
Melakukan investigasi terhadap insiden, near miss, maupun paparan gas berbahaya serta memberikan rekomendasi tindakan pencegahan.
Menyusun laporan inspeksi, monitoring H2S, hasil kalibrasi peralatan, dan laporan HSE secara berkala kepada manajemen.
Memastikan kepatuhan terhadap regulasi K3, standar industri migas, dan persyaratan perusahaan terkait pengendalian bahaya H2S.
Harus punya keterampilan:
Menguasai penggunaan, inspeksi, pengujian fungsi (bump test), kalibrasi, serta pemeliharaan peralatan deteksi gas H2S, portable gas detector, fixed gas detector, dan breathing apparatus.
Memahami implementasi Sistem Manajemen K3 (SMK3), HIRADC, Job Safety Analysis (JSA), Permit to Work (PTW), Confined Space Entry, serta Emergency Response Plan (ERP).
Memahami standar keselamatan industri migas, termasuk regulasi K3, HSE, dan prosedur pengendalian bahaya gas beracun.
Mampu bekerja di lapangan, memiliki kemampuan analisis, komunikasi, koordinasi, dan problem solving yang baik.
Mampu mengoperasikan Microsoft Office serta membuat laporan teknis HSE.