Pendidikan minimal D3/S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Teknik Pertambangan, Teknik Sipil, Teknik Mesin, atau jurusan teknik terkait.
Pengalaman kerja minimal 2 tahun pada posisi relevan (HSE Foreman / Field Safety Officer) di industri pertambangan, kontraktor alat berat, atau proyek konstruksi sipil tambang.
Sertifikasi & Pelatihan Pendukung:
Sertifikat Pengawas Operasional Pertama (POP) ESDM aktif (wajib).
Sertifikat Ahli K3 Umum (AK3U) Kemnaker RI / Ahli K3 Konstruksi menjadi nilai tambah.
Pelatihan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) ESDM.
Bersedia ditempatkan di Site Weda Bay Nickel, Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Bersedia bekerja dan mematuhi skema sistem kerja roster yang berlaku di perusahaan.
Disclaimer : PT. Midiatama tidak terafiliasi apapun dengan perusahaan yang tertampil di karir ini, kami hanya menyediakan informasi lowongan kerja yang mungkin bisa membantu untuk alumni midiatama atau untuk umum. Beberapa poin kualifikasi telah ditambahkan/disesuaikan untuk memberikan gambaran peran yang lebih jelas. Untuk informasi mutlak mengenai posisi ini, silakan hubungi kontak resmi/sumber asli tertera dan bila perusahaan atau personal yang keberatan terkait tertampil nya loker anda bisa langsung Hubungi Admin Kami.
Tugas & Tanggung Jawab
Mengawasi dan memastikan secara langsung di lapangan bahwa seluruh operasional penambangan nikel, pergerakan alat berat, transportasi logistik, dan konstruksi sipil di Site Weda Bay berjalan sesuai regulasi Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 dan SMKP.
Melaksanakan safety patrol dan inspeksi keselamatan lapangan harian untuk mengidentifikasi serta menghentikan potensi bahaya, tindakan tidak aman (unsafe acts), dan kondisi tidak aman (unsafe conditions).
Memastikan penerbitan dan penerapan Job Safety Analysis (JSA) serta Izin Kerja Khusus (Permit to Work) dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh tim sebelum pekerjaan berisiko tinggi dimulai.
Memimpin dan memfasilitasi kegiatan Toolbox Meeting (TBM), P5M, serta safety briefing harian di area tambang guna meningkatkan kesadaran keselamatan para operator dan pekerja.
Memastikan ketersediaan, kelayakan, serta kepatuhan penggunaan APD standar pertambangan oleh seluruh operator, teknisi, dan subkontraktor di lokasi kerja.
Melakukan penanganan awal, pengamanan lokasi kejadian (status quo), serta membantu investigasi kecelakaan kerja atau kejadian berbahaya (near-miss) bersama HSE Supervisor.
Mencatat seluruh temuan bahaya harian, mengawal tindakan korektif perbaikannya hingga tuntas, serta menyusun laporan pengawasan HSE harian kepada HSE Supervisor.
Harus punya keterampilan:
Hard Skills: Pengawasan lapangan K3 pertambangan nikel, inspeksi langsung operasional alat berat & pergerakan unit logistik, eksekusi HIRADC/JSA di lapangan, verifikasi Izin Kerja (Permit to Work), investigasi awal kecelakaan tambang, serta pencatatan temuan bahaya harian.
Soft Skills: Kepemimpinan operasional lapangan, ketegasan yang beretika, komunikasi interpersonal yang efektif, ketelitian pengamatan risiko, kemampuan penanganan masalah teknis di lapangan (problem solving), serta adaptabilitas tinggi di area kerja terpencil.