Pendidikan minimal D3 atau S1 dari Jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Teknik Pertambangan, Teknik Lingkungan, atau jurusan teknis terkait.
Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun sebagai HSE Officer atau Safety Officer di industri pertambangan batubara atau kontraktor penambangan.
Diutamakan berdomisili di wilayah Kalimantan Selatan atau Kalimantan Timur.
Sertifikasi & Pelatihan:
Sertifikat Pengawas Operasional Pertama (POP) dari BNSP/ESDM menjadi nilai tambah utama.
Sertifikat Ahli K3 Umum (AK3U) Kemnaker RI atau Sertifikat Ahli K3 Tambang yang masih aktif.
Bersedia ditempatkan di lokasi proyek (site operation) dengan jadwal kerja yang ditentukan oleh perusahaan.
Disclaimer : PT. Midiatama tidak terafiliasi apapun dengan perusahaan yang tertampil di karir ini, kami hanya menyediakan informasi lowongan kerja yang mungkin bisa membantu untuk alumni midiatama atau untuk umum. Beberapa poin kualifikasi telah ditambahkan/disesuaikan untuk memberikan gambaran peran yang lebih jelas. Untuk informasi mutlak mengenai posisi ini, silakan hubungi kontak resmi/sumber asli tertera dan bila perusahaan atau personal yang keberatan terkait tertampil nya loker anda bisa langsung Hubungi Admin Kami.
Tugas & Tanggung Jawab
Melakukan pengawasan dan inspeksi keselamatan kerja harian di front tambang (pit), area penimbunan (stockpile), jalan hauling, dan fasilitas pendukung operasional.
Menyusun, memverifikasi, dan mengawasi pelaksanaan Job Safety Analysis (JSA), Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC), serta izin kerja aman (Work Permit) untuk pekerjaan berisiko tinggi.
Mengawasi secara ketat kepatuhan operasional alat berat, sarana transportasi tambang, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta kelayakan fasilitas keselamatan di lapangan.
Memimpin kegiatan Safety Induction bagi pekerja baru, Tool Box Meeting harian, dan Safety Talk sebelum dimulainya shift kerja.
Melakukan pencatatan dan penindakan langsung terhadap tindakan tidak aman (unsafe act) serta kondisi tidak aman (unsafe condition) yang ditemukan di lokasi kerja.
Membantu pelaksanaan investigasi awal atas insiden kecelakaan kerja atau kejadian hampir celaka (near-miss), menganalisis penyebab utama, serta merekomendasikan tindakan perbaikan.
Menyusun laporan inspeksi harian, rekapitulasi data keselamatan kerja, dan dokumentasi ketaatan K3LH secara berkala kepada HSE Supervisor dan Manajemen Site.
Harus punya keterampilan:
Keahlian Teknis (Hard Skills): Inspeksi K3LH pertambangan, verifikasi JSA & HIRADC, pengawasan operasional alat berat, penerapan dasar SMKP, penanganan tindakan & kondisi tidak aman, investigasi insiden lapangan, dan pelaporan K3LH site.
Soft Skills: Ketegasan penegakan aturan keselamatan, komunikasi persuasif, ketelitian observasi, kemampuan koordinasi lapangan, pemecahan masalah cepat, dan kedisiplinan kerja.