Pendidikan minimal Sarjana (S1) dari Jurusan Teknik Perkapalan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga, atau bidang teknik terkait.
Memiliki pengalaman kerja minimal 5 tahun sebagai Safety Officer, Safety Coordinator, atau HSE Supervisor, diutamakan berasal dari industri pelayaran (shipping industry) atau operasional tug and barge.
Sertifikasi & Pelatihan:
Wajib memiliki Sertifikat Designated Person Ashore (DPA) dan Sertifikat Ahli K3 Umum (AK3U) Kemnaker RI.
Bersertifikat Training Awareness ISM Code dan Internal Audit ISM Code merupakan keunggulan utama.
Memiliki sertifikasi Training Incident Investigation, Auditor SMK3, atau ISO 45001 / ISO 14001 Lead Auditor merupakan nilai tambah utama (good to have).
Siap dan dapat bergabung segera (immediate joiner) atau dalam waktu singkat.
Bersedia ditempatkan dan berdomisili di Head Office, Jakarta Selatan, serta siap melakukan dinas lapangan/kunjungan armada kapal jika diperlukan.
Subjek: Posisi Nama.
Disclaimer : PT. Midiatama tidak terafiliasi apapun dengan perusahaan yang tertampil di karir ini, kami hanya menyediakan informasi lowongan kerja yang mungkin bisa membantu untuk alumni midiatama atau untuk umum. Beberapa poin kualifikasi telah ditambahkan/disesuaikan untuk memberikan gambaran peran yang lebih jelas. Untuk informasi mutlak mengenai posisi ini, silakan hubungi kontak resmi/sumber asli tertera dan bila perusahaan atau personal yang keberatan terkait tertampil nya loker anda bisa langsung Hubungi Admin Kami.
Tugas & Tanggung Jawab
Bertanggung jawab atas pelaksanaan fungsi QHSE sesuai arahan QHSE Manager.
Mengelola audit, inspeksi, serta tindak lanjut temuan dan insiden kerja.
Memastikan kesiapan sistem tanggap darurat, peralatan, dan infrastruktur K3L.
Mengelola kepatuhan regulasi, dokumentasi, dan pelaporan QHSE (armada & darat).
Menyusun program keselamatan kerja, investigasi kecelakaan, serta tindakan perbaikan & pencegahan.
Harus punya keterampilan:
Keahlian Teknis (Hard Skills): Tata kelola keselamatan maritim & ISM Code, pelaksanaan audit DPA, inspeksi keselamatan armada tug and barge, investigasi insiden pelayaran (RCA), penyusunan HIRADC/JSA operasi laut, penerapan regulasi SOLAS/MARPOL, dan pelaporan statistik K3LH maritim.
Soft Skills: Kepemimpinan keselamatan maritim, komunikasi & koordinasi lintas fungsi, manajemen krisis & tanggap darurat laut, ketegasan penegakan aturan keselamatan, ketelitian observasi armada, dan pemecahan masalah operasional.