Gelar Sarjana di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Teknik, atau Kesehatan Masyarakat.
Pengalaman kerja khusus di bidang keselamatan konstruksi minimal 5 hingga 8 tahun lebih, khususnya dalam mengelola lingkungan berisiko tinggi dan industri terkait layanan umum.
Memiliki sertifikasi profesional seperti *Certified Safety Professional* (CSP) atau lisensi keselamatan dari pemerintah setempat.
Rekam jejak yang terbukti dalam keberhasilan penerapan inisiatif HSE dan mendorong perbaikan berkelanjutan.
Kualifikasi pendidikan tinggi yang relevan di bidang kesehatan dan keselamatan kerja, manajemen lingkungan, atau bidang terkait.
Bersedia ditempatkan di Jakarta Pusat dan bersedia melakukan perjalanan dinas ke berbagai lokasi proyek kami di seluruh Indonesia.
PT. Mutiara Indah Anugrah, hiring HSE Manager untuk penempatan di Jakarta Pusat (diutamakan bisa interview offline).
Subject nama - posisi - domisili.
Disclaimer : PT. Midiatama tidak terafiliasi apapun dengan perusahaan yang tertampil di karir ini, kami hanya menyediakan informasi lowongan kerja yang mungkin bisa membantu untuk alumni midiatama atau untuk umum. Bila anda perusahaan atau personal yang keberatan terkait tertampil nya loker anda bisa langsung Hubungi Admin Kami.
Tugas & Tanggung Jawab
Memimpin, mengembangkan, dan mengevaluasi implementasi sistem Health, Safety, and Environment (HSE) di seluruh proyek perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, standar perusahaan, dan praktik terbaik industri.
Memastikan seluruh kegiatan operasional mematuhi ketentuan Undang-Undang Keselamatan Kerja, Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang SMK3, serta regulasi lingkungan hidup yang berlaku.
Menyusun kebijakan, strategi, sasaran, dan Key Performance Indicator (KPI) HSE sebagai bagian dari pengembangan budaya keselamatan perusahaan.
Mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi HSE Plan, HIRADC, Job Safety Analysis (JSA), Emergency Response Plan (ERP), serta prosedur kerja aman untuk seluruh proyek.
Melaksanakan audit internal, inspeksi HSE, evaluasi kepatuhan, serta memastikan tindak lanjut atas temuan audit dan inspeksi.
Memimpin investigasi kecelakaan kerja, insiden, near miss, dan kejadian lingkungan untuk menentukan akar penyebab serta memastikan implementasi tindakan perbaikan dan pencegahan.
Mengelola program Safety Induction, Toolbox Meeting, Safety Campaign, Emergency Drill, dan pelatihan HSE guna meningkatkan kompetensi serta kesadaran seluruh pekerja.
Melakukan koordinasi dengan pemilik proyek, konsultan, kontraktor, instansi pemerintah, serta pihak terkait lainnya dalam penerapan sistem HSE.
Menyusun laporan kinerja HSE, statistik kecelakaan kerja, evaluasi program keselamatan, serta rekomendasi peningkatan kepada manajemen.
Mendorong budaya kerja yang mengutamakan keselamatan, kesehatan kerja, perlindungan lingkungan, dan pencapaian target Zero Accident di seluruh area operasional perusahaan.
Harus punya keterampilan:
Soft Skill:
Memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
Mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat.
Memiliki kemampuan analitis dan pemecahan masalah yang sangat baik.
Komunikatif, persuasif, dan mampu membangun hubungan kerja yang efektif.
Berintegritas tinggi, disiplin, dan bertanggung jawab.
Mampu bekerja di bawah tekanan dan mengelola beberapa proyek secara bersamaan.
Berorientasi pada hasil, perbaikan berkelanjutan, dan budaya keselamatan kerja.
Memiliki kemampuan coaching dan mentoring kepada tim HSE.
Hard Skill:
Menguasai implementasi SMK3, ISO 45001, ISO 14001, dan CSMS.
Mampu menyusun kebijakan, prosedur, standar, serta sistem pengendalian HSE perusahaan.
Mampu melakukan audit HSE, inspeksi lapangan, analisis risiko, dan evaluasi kepatuhan terhadap regulasi.
Mampu memimpin investigasi kecelakaan kerja, menentukan akar penyebab, serta menyusun tindakan korektif dan preventif.
Mampu mengelola program pelatihan HSE, Safety Induction, Toolbox Meeting, dan kampanye keselamatan kerja.
Memahami aspek lingkungan, pengelolaan limbah, pengendalian pencemaran, serta kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.
Mampu menyusun laporan HSE, statistik kecelakaan kerja, KPI HSE, serta laporan kepada manajemen dan instansi terkait.
Mampu mengoperasikan Microsoft Office serta aplikasi pelaporan dan manajemen HSE.