Pendidikan minimal Sarjana (S1) Jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari perguruan tinggi terakreditasi.
Memiliki pengalaman kerja wajib minimal 1 hingga 3 tahun pada jabatan yang sama (HSE Officer / Safety Officer) di perusahaan pertambangan batu bara, dibuktikan dengan Surat Pengalaman Kerja Asli.
Wajib memiliki Sertifikat Ahli K3 Umum (AK3U) aktif terbitan Kemnaker RI.
Sertifikat Pengawas Operasional Pertama (POP) dari BNSP / Kementerian ESDM merupakan nilai tambah utama.
Sehat jasmani dan rohani, dengan usia maksimal 45 tahun pada saat melamar.
Terbiasa bekerja dengan target, mampu menjadi teladan keselamatan kerja, jujur, teliti, serta dapat diandalkan dalam menjalankan tugas.
Rekam jejak profesional bersih dan tidak pernah diproses Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di perusahaan sebelumnya.
Bersedia mengikuti seluruh tahapan proses seleksi perusahaan dan dapat bergabung segera (immediate joiner).
Diutamakan bagi kandidat yang berdomisili di Kabupaten Kutai Kartanegara (dibuktikan dengan KTP Kab. Kukar) atau bersedia ditempatkan penuh di lokasi proyek.
Disclaimer : PT. Midiatama tidak terafiliasi apapun dengan perusahaan yang tertampil di karir ini, kami hanya menyediakan informasi lowongan kerja yang mungkin bisa membantu untuk alumni midiatama atau untuk umum. Beberapa poin kualifikasi telah ditambahkan/disesuaikan untuk memberikan gambaran peran yang lebih jelas. Untuk informasi mutlak mengenai posisi ini, silakan hubungi kontak resmi/sumber asli tertera dan bila perusahaan atau personal yang keberatan terkait tertampil nya loker anda bisa langsung Hubungi Admin Kami.
Tugas & Tanggung Jawab
Melakukan inspeksi K3 harian, patroli lapangan, serta pemantauan ketaatan prosedur keselamatan di front penambangan batu bara, jalan hauling, area stock room, dan bengkel perbaikan alat berat.
Menyusun, memverifikasi, dan mengawasi implementasi Job Safety Analysis (JSA), Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control (HIRADC), Surat Izin Kerja Aman (Work Permit), SOP, serta Instruksi Kerja (IK) untuk setiap aktivitas kerja di site tambang.
Melakukan investigasi atas kejadian kecelakaan kerja, insiden bahaya, serta kejadian hampir celaka (near-miss), menganalisis akar penyebab masalah (RCA), dan menyusun laporan rekomendasi tindakan perbaikan dan pencegahan (CAPA).
Mendukung pelaksanaan audit internal serta pemenuhan standar Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), SMK3 PP No. 50/2012, Contractor Safety Management System (CSMS), serta sistem manajemen terintegrasi ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001.
Menyelenggarakan dan memimpin kegiatan pengarahan keselamatan harian (Safety Talk / Tool Box Meeting) serta memberikan pelatihan dasar keselamatan bagi seluruh pekerja dan kontraktor.
Menyusun rekapitulasi data keselamatan, laporan inspeksi harian/bulanan, dan dokumentasi administrasi K3 Departemen HSE untuk disampaikan kepada Direksi serta instansi pemerintah terkait (ESDM/Disnaker).
Memantau kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) standar pertambangan, kesiapsiagaan peralatan tanggap darurat, serta memastikan ketaatan terhadap norma K3 secara konsisten di area kerja.
Harus punya keterampilan:
Keahlian Teknis (Hard Skills): Pengawasan K3 pertambangan batu bara, penyusunan HIRADC, JSA, Work Permit, SOP & IK, investigasi insiden kecelakaan kerja (RCA), penerapan SMKP & SMK3, audit ISO (9001/14001/45001), evaluasi CSMS, dan pembuatan laporan HSE resmi.
Soft Skills: public speaking & Safety Talk, komunikasi interpersonal yang baik, ketelitian observasi lapangan, ketegasan penegakan norma K3, kejujuran & integritas tinggi, kepemimpinan keselamatan, serta pencapaian target kerja.